Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips memilih Perkutut ombyokan yang bagus dan cepat bunyi



gambar perkutut lokal alam bakalan
Burung Perkutut Lokal
Onkicau.com – Perkutut merupakan burung anggungan yang paling populer dan paling digemari di Indonesia. Burung ini sudah menjadi burung klangenan sejak jaman dulu karena memiliki suara anggungan yang merdu. Selain itu, perawatannya juga sangat mudah dan tidak merepotkan.

Banyak penggemar burung Perkutut yang lebih memilih untuk merawat Perkutut bakalan karena harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan burung Perkutut yang sudah gacor.

Bakalan burung Perkutut lokal alam banyak dijual di pasar burung dalam kandang ombyokan dengan harga yang cukup murah sekitar 30 ribuan. Tapi jika berniat membeli Perkutut ombyokan kita harus jeli memilih Perkutut yang bagus dan yang berjenis kelamin jantan jika tujuannya untuk dinikmati suara anggungannya.


Selain jenis kelamin, hal terpenting yang harus dipertimbangkan dalam memelihara burung Perkutut adalah kualitas suaranya, karena meskipun terdengar sama tapi sebetulnya setiap burung Perkutut memiliki suara anggungan yang berbeda-beda, baik volumenya, iramanya maupun ketukannya. Oleh karena itulah burung Perkutut memiliki kriteria suara tersendiri agar bisa dikatakan bagus.

Sekarang ini sangat sulit untuk mendapatkan Perkutut lokal alam yang suaranya bagus, apalagi jika membeli Perkutut bakalan, karena di antara puluhan / ratusan burung Perkutut yang ada didalam kandang ombyokan belum tentu ada yang suaranya bagus.

Oleh karena itu, jika berniat membeli Perkutut ombyokan maka harus benar-benar jeli dalam memilih satu dari sekian banyak burung Perkutut yang kemungkinan memiliki suara bagus.

Memilih Perkutut ombyokan memang memerlukan kejelian agar bisa mendapatkan burung Perkutut yang memiliki suara bagus, karena Perkutut bakalan rata-rata belum bunyi sehingga cukup sulit untuk memilih Perkutut mana yang suaranya bagus.

Lain halnya jika membeli burung Perkutut yang sudah jadi (gacor) tentunya kita bisa memantau dan mendengarkan suara anggungannya dulu sebelum membelinya.


Berikut ini ciri-ciri Perkutut ombyokan yang suaranya bagus:
gambar perkutut lokal ombyokan
Perkutut Ombyokan
1. Pilihlah burung Perkutut yang postur tubuhnya membungkuk dengan ekor yang hampir menyentuh tangkringan (bongkok udang), karena burung Perkutut yang postur tubuh mbongkok udang rata-rata memiliki suara anggungan yang bagus.

Selain itu, Perkutut yang tubuhnya mbongkok udang biasanya juga memiliki mental yang bagus sehingga bisa cepat bunyi meskipun dipelihara dari bakalan.

2. Pilihlah burung Perkutut yang lehernya besar dan panjang dengan otot-otot leher yang terasa tebal ketika dipegang dengan jari. Perkutut dengan ciri-ciri seperti itu kemungkinan memiliki suara yang keras dan tebal.

3. Pilihlah burung Perkutut yang bentuk paruhnya panjang dan tebal dengan lubang hidung menonjol seperti burung merpati. Perkutut dengan ciri-ciri seperti itu biasanya memiliki suara besar.

4. Pilihlah burung Perkutut yang bentuk kepalanya njambe nom atau seperti buah pinang muda. Biasanya burung Perkutut dengan bentuk kepala seperti njambe nom memiliki kualitas suara yang istimewa.

5. Pilihlah burung Perkutut yang lubang telinganya kelihatan atau tidak tertutup bulu, karena Perkutut dengan ciri-ciri seperti itu kemungkinan memiliki suara yang besar.

6. Pilihlah burung Perkutut jantan yang memiliki tulang supit keras, tumpul dan jaraknya agak renggang serta jarak antara tulang supit dengan bagian dadanya agak jauh. Burung Perkutut dengan ciri-ciri seperti itu biasanya memiliki suara yang besar dan panjang.


Ciri-ciri Perkutut ombyokan yang cepat bunyi:
gambar perkutut lokal alam ombyokan
Perkutut Ombyokan
Jika ingin mendapatkan Perkutut ombyokan yang bisa cepat bunyi, pilihlah yang mentalnya bagus karena burung tersebut akan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan cepat bunyi. Atau pilihlah Perkutut bakalan yang sudah lama berada dikandang ombyokan.

Biasanya Perkutut yang sudah cukup lama berada dikandang ombyokan sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya karena sudah terbiasa dengan keberadaan Manusia disekitarnya.

Perkutut yang sudah lama berada dikandang ombyokan biasanya akan lebih cepat bunyi ketika dipelihara karena mentalnya sudah terbentuk dan tidak takut lagi dengan keberadaan Manusia disekitarnya.

Biasanya Perkutut yang sudah lama berada dikandang ombyokan perilakunya lebih tenang dan tidak takut ketika didekati, bahkan terkadang ada yang sudah bunyi meskipun hanya sesekali. Tapi memang rata-rata penampilannya tidak menarik karena bulu-bulunya kusam dan berantakan.


Cara merawat Perkutut bakalan agar jinak dan cepat bunyi:

Perkutut ombyokan / bakalan kebanyakan merupakan burung tangkapan hutan yang memiliki sifat liar (giras). Untuk menjadikan Perkutut bakalan tangkapan hutan jinak dan gacor membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan bisa sampai bertahun-tahun jika Perkutut tersebut sudah berusia dewasa / tua.

Agar Perkutut bakalan cepat jinak dan rajin manggung maka harus diberikan perawatan yang tepat serta harus dilatih secara rutin dan konsisten.

Orang-orang tua jaman dulu selalu memberikan nama pada burung Perkutut peliharaannya, karena dengan diberikan nama panggilan maka keakraban antara burung Perkutut dengan pemiliknya akan cepat terjalin. Jadi tidak ada salahnya untuk memberikan nama pada burung Perkutut yang kita pelihara.

Setiap hari sebelum diberi makan dan dimandikan, biasakanlah untuk memanggil nama Perkutut tersebut dengan nada lembut sambil dicetreki untuk menarik perhatiannya, sehingga lama-kelamaan akan terjalin komunikasi antara burung Perkutut dengan pemiliknya. Hal itu bertujuan agar burung Perkutut cepat mengenal pemiliknya.

Setelah selesai dimandikan dan dijemur kemudian tempatkan kandangnya dilokasi yang ramai atau yang sering dilalui orang dengan posisi yang agak rendah.

Cara ini sangat efektif untuk membuat Perkutut bakalan cepat jinak meskipun pertama kali biasanya burung Perkutut akan glabrakan ketakutan saat ada orang yang mendekati kandangnya. Tapi setelah beberapa hari Perkutut bakalan tersebut akan lebih tenang dan tidak takut orang lagi.

Rata-rata Perkutut bakalan tangkapan hutan baru akan rajin manggung setelah dipelihara selama satu tahun, itupun biasanya belum gacor dan masih agak giras. Tapi dengan cara ini burung Perkutut bakalan akan lebih cepat jinak dan berani manggung meskipun ada banyak orang disekitarnya.


Demikian sedikit informasi tentang tips memilih Perkutut ombyokan yang bagus dan cepat bunyi yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar burung Perkutut dapat dibaca pada artikel On Kicau lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Tips memilih Perkutut ombyokan yang bagus dan cepat bunyi"