Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ciri-ciri perbedaan Cucak ijo Banyuwangi, Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera

gambar burung cucak ijo alas purwo banyuwangi
Burung Cucak Ijo (CI)
Onkicau.com – Cucak ijo (CI) merupakan salah satu jenis burung ocehan yang cukup populer dan memiliki banyak penggemar fanatik hingga saat ini. Harga pasaran burung Cucak ijo juga termasuk yang paling stabil jika dibandingkan dengan harga burung-burung jenis lain yang cenderung naik turun.

Dikalangan penggemar burung kicau dikenal beberapa jenis Cucak ijo yang dibedakan menurut daerah asalnya, yaitu Cucak ijo lokal Jawa, Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera.

Burung Cucak ijo yang paling populer adalah Cucak ijo Banyuwangi (Jawa) karena dikenal memiliki body besar, memiliki suara kicauan yang bervariasi dengan volume yang keras dan tebal serta memiliki mental fighter yang tangguh.

Karena kelebihannya itulah yang membuat Cucak ijo Banyuwangi paling diminati oleh para Kicau Mania sehingga harganya juga menjadi lebih mahal dibanding Cucak ijo dari daerah lain.

Keunggulan yang dimiliki Cucak ijo Banyuwangi bukanlah isapan jempol belaka, karena kualitasnya memang sudah terbukti dengan banyaknya Cucak ijo asal Banyuwangi yang menjadi jawara di arena lomba burung kicau tingkat Nasional.


Karena sudah terbukti ada banyak Cucak ijo Banyuwangi yang berprestasi dalam event-event lomba burung tingkat Nasional sehingga membuat Cucak ijo Banyuwangi semakin terkenal dan banyak diminati oleh para pemain Cucak ijo lapangan.

Tapi karena peminatnya cukup banyak dan stocknya sangat terbatas kemudian peluang tersebut dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal dengan menjual Cucak ijo dari daerah lain yang dikatakan sebagai Cucak ijo asal Banyuwangi untuk menarik minat pembeli dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Alasannya tentu karena Cucak ijo Banyuwangi paling laku dipasaran dan harga jualnya juga paling tinggi dibanding Cucak ijo dari daerah lain, sehingga akan lebih mudah untuk menjualnya dengan harga tinggi jika diberi label Cucak ijo Banyuwangi.

Oleh karena itu jika berniat membeli Cucak ijo Banyuwangi sebaiknya kenali dulu ciri-cirinya agar tidak salah beli, karena saat ini Cucak ijo asli dari Banyuwangi sudah sangat langka, dan kalaupun ada harganya juga cukup mahal walaupun masih bahan tangkapan hutan.

Tapi sebetulnya Cucak ijo dari daerah lain juga tidak kalah bagus asalkan bisa mendapatkan bahan yang berkualitas, baik dari segi suara maupun mentalnya.

Selain Cucak ijo dari Pulau Jawa atau yang sering disebut Cucak ijo lokal, dipasaran juga dikenal Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.

Ada beberapa ciri-ciri yang membedakan antara burung Cucak ijo dari Jawa, dari Kalimantan dan dari Sumatera, mulai dari bentuk fisik, karakter maupun suara kicauannya.


Berikut ini beberapa ciri-ciri yang membedakan antara Cucak ijo Banyuwangi, Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera:

1. Ciri-ciri Cucak ijo Banyuwangi asli:
gambar burung cucak ijo banyuwangi asli
Cucak Ijo Banyuwangi
- Postur tubuh Cucak ijo asli Banyuwangi relatif lebih besar dan panjang jika dibandingkan dengan postur tubuh Cucak ijo dari daerah lain.

- Jika diperhatikan bentuk tubuh Cucak ijo Banyuwangi asli terlihat melengkung (bongkok udang), berbeda dengan Cucak Ijo dari daerah lain yang rata-rata postur tubuhnya lebih pendek dan cenderung lurus.

- Warna bulu Cucak ijo yang berasal dari hutan-hutan di Banyuwangi terlihat hijau cerah dan matang, tidak kekuning-kuningan seperti Cucak ijo dari Kalimantan.

- Bulu ekor Cucak ijo Banyuwangi cenderung lebih panjang dan lebih lentur jika dibandingkan dengan bulu ekor Cucak ijo dari daerah lain yang terkesan pendek dan kaku.

- Bagian kaki dari Cucak ijo asal Banyuwangi terlihat lebih besar dan kokoh, dan jika sudah berumur (tua) maka sisik kakinya akan terlihat lebih kering dan kasar.

- Bentuk kepala Cucak ijo Banyuwangi yang asli cenderung lebih besar tapi terlihat proporsional dengan leher jenjang serta bentuk paruh yang panjang dan tebal.

- Pada saat berkicau, jambul Cucak Ijo Banyuwangi yang asli tampak lebih njegrik (berdiri penuh) dan warna ster biru metalik pada kedua sisi sayapnya terlihat sangat jelas pada saat ngentrok.

- Ketika sendirian (tanpa lawan) biasanya suara kicauan Cucak ijo Banyuwangi cenderung monoton, tapi ketika tarung atau berada di arena lomba baru akan terlihat kegarangannya dengan gaya trokbul dan materi lagu yang mewah penuh variasi serta dibawakan dengan ngotot dan full power.

- Kelebihan yang paling menonjol dari Cucak ijo Banyuwangi adalah pada mental fighternya yang lebih tangguh dibanding rata-rata burung Cucak ijo dari daerah lain.

Semua kelebihan Cucak ijo Banyuwanngi, dari mulai suara kicauan, mental fighter dan gaya tarungnya maka tidak heran jika banyak Cucak ijo Banyuwangi yang merajai arena lomba burung, baik pada event-event kecil maupun event-event besar skala Nasional.

Hal itulah yang menjadikan Cucak ijo Banyuwangi sangat terkenal di kalangan Kicau Mania dan menjadi salah satu burung ocehan yang paling diminati.


2. Ciri-ciri Cucak ijo Kalimantan:
gambar burung cucak ijo kalimantan
Cucak Ijo Kalimantan
- Postur tubuh Cucak ijo Kalimantan lebih besar jika dibandingkan dengan Cucak ijo Sumatera, tapi lebih kecil dari Cucak ijo Banyuwangi.

- Suara kicauan Cucak ijo Kalimantan cukup bervariasi tapi powernya kurang dan suaranya juga kurang tajam.

- Pada saat ngentrok jambul Cucak ijo Kalimantan tidak njegrik sempurna seperti Cucak ijo Banyuwangi.

- Mental fighter Cucak ijo Kalimantan tidak sebagus Cucak ijo Banyuwangi, tapi ada juga Cucak ijo Kalimantan yang bermantal bagus dan bisa menjadi juara. Jadi pemilihan bahan yang berkualitas menjadi faktor penting jika tujuan memelihara burung Cucak ijo untuk dilombakan.

- Warna bulu Cucak ijo Kalimantan cenderung hijau muda kekuningan (hijau pupus) seperti daun pisang muda.

- Kaki Cucak ijo Kalimantan lebih pendek jika dibandingkan dengan kaki Cucak ijo Banyuwangi.

- Bulu ekor Cucak ijo Kalimantan terkesan kaku dan lurus serta lebih pendek jika dibandingkan dengan bulu ekor Cucak ijo Banyuwangi.


3. Ciri-ciri Cucak ijo Sumatera:
gambar burung cucak ijo sumatra / cucak ijo kepala kuning
Cucak Ijo Sumatera
- Ukuran tubuh Cucak ijo Sumatera lebih kecil dari Cucak ijo Kalimantan, tapi masih lebih besar dari Cucak ijo mini.

- Pada bagian kepala Cucak ijo Sumatera terdapat bulu berwarna kuning yang menjadi ciri khasnya. Dan pada bagian dagunya terdapat bulu berwarna biru metalik yang lebih lebar dibanding Cucak ijo dari daerah lain.

- Suara kicauan Cucak ijo Sumatera kurang bervariasi dan volumenya kurang keras tapi cukup tajam.

- Pada saat tarung, Cucak ijo Sumatera akan menunjukkan warna biru metalik yang lebih kontras dibagian sayap kanan dan kirinya dengan menaik turunkan ekornya sambil berkicau.

- Mental fighter Cucak ijo Sumatera tidak sebagus Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Banyuwangi.

Dari ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, secara umum Cucak ijo Banyuwangi memiliki keunggulan dari segi suara dan mental fighternya dibanding Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera.

Tetapi meskipun secara umum kualitas Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera tidak sebagus Cucak ijo Banyuwangi, tapi jika dirawat serta dilatih dengan baik dan konsisten bukan tidak mungkin kualitasnya bisa menyaingi Cucak ijo Banyuwangi.


Demikian sedikit informasi tentang ciri-ciri perbedaan Cucak ijo Banyuwangi, Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar burung Cucak ijo (CI), dapat dibaca pada artikel On Kicau lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Post a Comment for "Ciri-ciri perbedaan Cucak ijo Banyuwangi, Cucak ijo Kalimantan dan Cucak ijo Sumatera"